Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Desember 2013

Muslimah Inspirasiku

12 november 2013
Muslimah Inspirasiku

Di tengah heningnya alam, aku terhanyut kegelisahan
Kau datang membawakanku secercah cahaya ketenangan
Layaknya bunga yang menebarkan keharuman
Kau tebarkan tulus kasih sayang
Kaulah muslimah ispirasiku…
Dengan ikhlas menuntunku berjalan bersamamu dalam tatih
Dengan lembut mendorongku dalam ketegaran
Memberikan semangat dalam keyakinan
Menebarkan ilmu yang kau dapatkan
Ilmu yang takkan pernah habis oleh waktu
Kaulah muslimah inspirasiku…
Menunjukkan jejak langkah yang kau tempuh dalam asa
Memutarkan rekaman sejarah hidup
Menghilangkan keraguan yang sempat bersemayam
Berharap aku akan lebih baik darimu
Kaulah muslimah inspirasiku…
Tak pernah lelah mengenalkanku pada dunia
Mengajarkanku cara hidup dalam realita dengan agama
Menghadapi dunia yang terus mengeras
Dunia yang semakin jauh dalam dekapan ukhuwah
Kaulah muslimah inspirasiku…
Selalu menjagaku dalam dekapan Tuhan
Menjagakan hatiku dari penyimpangan
Menopang langkahku dalam kepiluan
Kedewasaan lalu menyadarkanku akan kebenaran yang kau perjuangkan
Hatikupun tahu akan ketulusan kasih yang kau berikan
Kini akupun dapat merasakan perjuanganmu dalam menuntun adik kecilmu
Kaulah muslimah inspirasiku…


 for my beloved sister : thanks for rising your hand on me, thanks for all your kindness, your love. I'll be missing you so bad :'

Senin, 09 Desember 2013

Irama Cerita

3 Mei 2012

 

Ketika simfoni dalam diri mulai beradu, hati ini tertarik untuk ikut menari.

Betapa indah alunan irama yang terbawa hembusan angin, sampai ku terbangun dari mimpi panjangku.

Ku temukan tempat di mana cerita dalam takdir dinyanyikan dengan lembutnya.

Tempat yang tercipta dengan kekhasan irama yang menggelora.

Melodi indah kini telah tercipta dengan segenap keanggunannya.

Kamis, 05 Desember 2013

Even Menulis Valentine-If You were Mine

I don't think that it's gonna be messing
"iseng untuk mengikuti sebuah ajang menulis untuk mendapatkan sebuah novel, iilah hasilnya"

9 Februari 2012

Untukmu yang ku sayang,


Taukah kau? Betapa rapuhnya hatiku?

Semakin rentan termakan waktu, menunggu kepastian akan bersatunya dua hati.

Aku membisu. Tak mampu ku melihatmu hanya dalam angan. Aku ingin kau di sini. Sungguh berada di sini, di sisiku.

Aku yang selama ini hanya tertawa bersama bayang-bayangmu. Ingin ku mendengar gelak tawa candamu. Ingin ku tertawa bersamamu. Melewati waktu demi waktu secara nyata.

Saat kau terpuruk, ingin ku berkata “aku di sini ada untukmu”.

Aku ingin kau tau, betapa aku mengharapkan kehadiranmu, menggenggam erat tanganku. Mempersatukan cinta dalam keindahan dunia, menciptakan surga dalam rumah cinta.

Mungkin rasanya kan seperti terbang melintasi sang mega jika harapan kan jadi nyata. Begitu indah dalam dekapan jiwa. Merasakan keabadian cinta dalam ikatan janji suci.

Harapan itu selalu muncul di setiap detak jantung yang terus berdegup. Namun tak tau bagaimana ku harus mengungkapkannya.

Bulan menjadi saksi bisu kepiluan hatiku. Bunga pun melayu memandang diriku yang penuh akan kegelisahan. Gelisah yang mendera dalam sebuah penantian.

Mungkinkah? Aku si pecundang kan bersanding dengan seorang makhluk ciptaan-Nya yang begitu sempurna?

Aku yang menyayangimu dari kejauhan dan tersenyum untukmu, pernahkan kau merasakan getarannya?

Pertanyaan silih berganti memenuhi benakku. Membuatku semakin terkucilkan.

Saat sebersit cahaya harapan muncul memberikan sebuah keyakinan,aku tau, aku tak bisa hanya menjadi patung yang berpura-pura tersenyum, aku harus melangkah, meyakinkanmu akan tulusnya cinta yang tumbuh dalam diriku.

Terlalu lama aku memendam, terlalu lama aku tertekan. Bersamamu, kan menjadi anugrah terindah sepanjang masa. Ku tulis sebuah surat sederhana ini dalam penantian untuk sebuah hati yang ku nanti.

Yang selalu tersenyum untukmu,